Jumat, 30 Januari 2026

Biomekanikal

Rahasia Load Balancing Tubuh: Mengapa Berkuda & Panahan Jadi Solusi Raga "Miring"?

Bukan Sekadar Hobi, Ini Penjelasan Ilmiah Mengapa Raga Perlu "Load Balancing"

Pernahkah Anda merasa tubuh terasa kencang sebelah? Atau mungkin bahu kiri dan kanan tidak simetris tingginya? Jika Anda penggemar badminton, golf, atau sering menggendong tas di satu sisi, raga Anda mungkin sedang mengalami kondisi "terpelintir".

"Tubuh manusia diciptakan simetris, namun aktivitas modern seringkali memaksanya bekerja secara asimetris."

Bahaya Otot Kencang Sebelah bagi Aliran Darah

Saat satu sisi tubuh lebih dominan (seperti saat smash di badminton atau swing di golf), otot di sisi tersebut akan memendek dan kaku. Secara ilmiah, otot yang terlalu kencang akan menekan pembuluh darah kapiler. Akibatnya, distribusi oksigen dan asupan nutrisi ke sel-sel tubuh menjadi tidak merata.

Kaitan dengan Kelenjar Getah Bening

Sistem limfatik (getah bening) tidak memiliki pompa seperti jantung. Cairan ini bergerak murni karena kontraksi otot. Jika tubuh Anda "melintir" atau kaku, aliran getah bening akan terhambat (stagnasi). Inilah yang sering menyebabkan rasa pegal menahun hingga pembengkakan kelenjar di area tertentu karena sisa metabolisme yang mampet.

Berkuda: Solusi "Load Balancing" Raga yang Alami

Bagi anggota komunitas seperti FESPATI, berkuda bukan sekadar olahraga tradisi. Saat melakukan posisi trot (lari kecil), tubuh secara otomatis melakukan kalibrasi ulang:

  • Simetri Sempurna: Anda tidak bisa berkuda dengan posisi miring, atau kuda akan kehilangan keseimbangan. Ini memaksa otak menyelaraskan otot kiri dan kanan secara instan.
  • Pijat Limfatik: Guncangan ritmis saat berkuda bertindak sebagai pompa alami bagi kelenjar getah bening di seluruh tubuh.
  • De-kompresi Tulang Belakang: Gerakan naik-turun membantu mengembalikan posisi ruas tulang yang terpelintir akibat olahraga rotasional.

Adab Duduk Saat Minum: Tinjauan Medis

Menariknya, keseimbangan ini juga berkaitan dengan kebiasaan kecil seperti minum. Penjelasan ilmiah menganjurkan duduk saat minum agar:

  1. Ginjal Menyaring Lebih Baik: Dalam posisi duduk, sistem saraf lebih rileks sehingga laju filtrasi ginjal menjadi lebih optimal.
  2. Mencegah Shock pada Katup Lambung: Air tidak langsung "menabrak" dinding lambung, mencegah gangguan pencernaan jangka panjang.
Kesimpulan: Untuk menjaga raga tetap "manunggal" dan sehat, seimbangkan olahraga asimetris Anda dengan aktivitas yang melatih titik tengah (center) seperti berkuda dan panahan tradisional.

© 2026 Artikel Kesehatan Raga & Tradisi | Terinspirasi dari Filosofi FESPATI

Rabu, 14 Januari 2026

Menurunkan kadar gula darah

Cara Menurunkan Kadar Gula Darah

1. Atur Pola Makan

  • Kurangi gula dan karbohidrat sederhana (nasi putih berlebihan, roti putih, minuman manis).
  • Pilih karbohidrat kompleks: nasi merah, oatmeal, ubi, kentang rebus.
  • Perbanyak serat: sayur hijau, kacang-kacangan, buah rendah gula (apel, pir, beri).
  • Konsumsi protein sehat: ikan, telur, tahu, tempe, dada ayam.
  • Gunakan lemak sehat: alpukat, minyak zaitun, kacang.

2. Makan Teratur & Porsi Terkontrol

  • Jangan melewatkan makan.
  • Makan dengan porsi kecil tapi teratur untuk mencegah lonjakan gula darah.

3. Rutin Berolahraga

  • Jalan kaki 30 menit setiap hari.
  • Bersepeda, berenang, senam, atau yoga.
  • Aktivitas ringan 10–15 menit setelah makan.

4. Jaga Berat Badan Ideal

Penurunan berat badan 5–10% dapat membantu mengontrol gula darah.

5. Kelola Stres & Tidur Cukup

Stres dan kurang tidur dapat meningkatkan gula darah. Lakukan relaksasi dan tidur cukup.

6. Minum Air Putih Cukup

Membantu ginjal membuang kelebihan gula melalui urine.

7. Pantau Gula Darah

Periksa gula darah secara rutin untuk mengetahui respon tubuh.

8. Konsumsi Obat Sesuai Anjuran Dokter

Jangan menghentikan atau mengganti obat tanpa konsultasi dokter.

9. Bahan Alami (Pendukung)

  • Kayu manis
  • Pare
  • Daun insulin
  • Teh hijau
Catatan: Bahan alami hanya sebagai pendamping, bukan pengganti obat medis.

Sabtu, 22 November 2025

CV

AW

Abdul Wahid (cjwnet)

Keahlian: setup instalasi arus lemah (CCTV & networking), elektrikal & plumbing, Armbian, skema & PCB layout
Tempat lahir: Banjaratma 52253

Ringkasan Profesional

Saya berpengalaman dalam instalasi arus lemah (CCTV, jaringan dan server), pekerjaan elektrikal & plumbing, konfigurasi OS Armbian (termasuk PHP Admin, Zerotier), serta pembuatan skema, wiring, dan layout PCB. Terbiasa bekerja di proyek villa dan site MEP. Saat ini sedang berada di Pecatu, Bali mengerjakan MEP villa "majoon".

Pengalaman & Proyek

Teknisi MEP & Instalasi Arus Lemah — Proyek Villa "Majoon"

Lokasi: Pecatu, Bali — Saat ini

Tugas: Koordinasi MEP, pemasangan CCTV dan jaringan, konfigurasi server lokal dan VPN/CCTV, serta support instalasi malam hari bila diperlukan.

Instalasi CCTV & Networking — Berbagai Lokasi

Freelance / Kontrak

Pekerjaan meliputi pemasangan kabel UTP, pembuatan skema wiring, integrasi dengan smartphone, setup akses remote (VPN/ZeroTier), dan pemeliharaan sistem CCTV.

OS Armbian & Server Admin

Proyek & Riset

Setup Armbian, manajemen PHP Admin, konfigurasi Zerotier untuk akses remote dan solusi headless server pada perangkat berbasis ARM.

Pendidikan & Sertifikasi

Informasi pendidikan/sertifikasi tidak disediakan. Tambahkan detail pendidikan atau sertifikat jika ingin dimasukkan.

CV dibuat otomatis — perbarui detail pendidikan, pengalaman, atau tambahkan foto jika ingin tampilan lebih personal.

Kamis, 04 September 2025

Ngeprint dengan STB Box HG680P

Ketika Perangkat Bekas Jadi Penyelamat Cetak

Di pojok ruangan, sebuah STB HG680P yang dulu hanya menayangkan acara TV kini punya peran baru — sebagai server cetak. Ya, perangkat mungil berbasis ARM ini, jika diisi sistem yang tepat, bisa menjelma jadi otak pusat yang memungkinkan printer seperti Epson L3210 bekerja lewat jaringan. Tanpa PC. Tanpa ribet.

Artikel ini membahas bagaimana cara menghidupkan kembali STB bekas jadi print server berbasis Armbian, dilengkapi dengan antarmuka CasaOS, dan mengintegrasikannya dengan CUPS (Common Unix Printing System).

๐Ÿ”ง Modal Awal: Persiapan Sebelum Ngegas

  • STB HG680P yang sudah diinstal Armbian (Debian-based)
  • Printer Epson L3210 (via USB)
  • Koneksi LAN atau WiFi
  • Driver printer yang sesuai
  • Keberanian dan sedikit rasa penasaran ๐Ÿ˜„

๐Ÿ“ฆ Langkah 1: Install CUPS, Sang Pengatur Cetak

CUPS adalah sistem pencetakan di Unix/Linux. Dialah jembatan antara sistem operasi dan printer. Jalankan ini di terminal STB:

sudo apt update
sudo apt install cups -y

๐ŸŒ Langkah 2: Buka Akses Web CUPS

Secara default, CUPS hanya bisa diakses dari localhost. Kita ubah agar bisa diakses dari jaringan.

Edit file /etc/cups/cupsd.conf dan pastikan baris berikut diatur:

Port 631

Lalu di bagian <Location /> ubah jadi:

<Location />
  Order allow,deny
  Allow all
</Location>

Simpan, lalu restart:

sudo systemctl restart cups

๐Ÿงญ Langkah 3: Akses Web Interface CUPS

Buka browser di perangkat lain dan akses:
http://192.168.1.xx:631
Gantilah “xx” dengan IP STB kamu.

๐Ÿ”Œ Langkah 4: Sambungkan Printer ke STB

Colokkan printer ke port USB STB. Kalau semua berfungsi, printer akan muncul saat klik Add Printer di web CUPS.

Jika belum muncul, periksa dengan perintah lsusb atau lpinfo -v untuk memastikan printer terdeteksi.

๐Ÿ–จ️ Langkah 5: Instal Driver Printer (ESC/P-R)

Epson L3210 menggunakan protokol ESC/P-R. Untungnya, driver open-source-nya tersedia di repo Debian:

sudo apt install printer-driver-escpr -y
sudo systemctl restart cups

Setelah itu, ulang proses Add Printer dan pilih driver Epson L3210 Series - epson-escpr.

๐Ÿงช Langkah 6: Uji Cetak

Setelah konfigurasi selesai, klik "Print Test Page". Jika printer berbunyi, itu tanda bahwa semua bekerja seperti yang diharapkan.

๐ŸชŸ Langkah 7: Akses dari Windows

Kalau kamu ingin ngeprint dari PC Windows melalui jaringan:

  1. Aktifkan printer sharing di CUPS
  2. Install Samba:
    sudo apt install samba -y
  3. Edit /etc/samba/smb.conf dan tambahkan:
    [printers]
       comment = All Printers
       path = /var/spool/samba
       browseable = yes
       guest ok = yes
       writable = no
       printable = yes
  4. Restart Samba:
    sudo systemctl restart smbd

Di Windows, tekan Win + R, lalu ketik: \\192.168.1.xx
Klik kanan printer → Connect → Install driver → Siap ngeprint!

๐Ÿช„ Penutup: STB yang Menyala Kembali

Di tangan yang tepat, perangkat tua bukan untuk dibuang — melainkan diberdayakan. Dengan STB HG680P, kita bisa membuat server cetak hemat energi, minim biaya, dan maksimal fungsinya. Cocok buat warnet, kantor kecil, atau bahkan sekadar sebagai "printer keluarga" di rumah.

Semoga tutorial ini membantumu menghidupkan kembali si STB mungil yang dulu tak lebih dari kotak hitam berdebu. Siapa sangka, kini dia bisa jadi pahlawan cetak di jaringan rumahmu.


Ditulis sambil ngopi dan ngelirik indikator toner printer.

Sabtu, 23 Agustus 2025

Server FTP & SaMBa dengan Akun, pada Armbian HG680P – Berikut Skrip

Apakah kamu menggunakan Armbian HG680P dan ingin membuat server FTP serta Samba v2.1? Artikel ini membahas langkah demi langkah cara melakukannya, lengkap dengan skrip otomatis dan pengaturan akun pengguna admin dengan password admin123 pada direktori /mnt/cloudy.

Cara Membuat Server FTP dengan vsftpd

Langkah-langkah Manual

  1. Install vsftpd:
    sudo apt update
    sudo apt install vsftpd -y
  2. Buat user admin:
    sudo useradd -m admin
    sudo passwd admin  # Masukkan admin123
  3. Ubah home ke /mnt/cloudy:
    sudo mkdir -p /mnt/cloudy
    sudo chown admin:admin /mnt/cloudy
    sudo usermod -d /mnt/cloudy admin
  4. Edit konfigurasi vsftpd:
    sudo nano /etc/vsftpd.conf
    Tambahkan/ubah:
    listen=YES
    anonymous_enable=NO
    local_enable=YES
    write_enable=YES
    chroot_local_user=YES
    allow_writeable_chroot=YES
  5. Restart dan enable service:
    sudo systemctl restart vsftpd
    sudo systemctl enable vsftpd
  6. Buka port FTP (jika UFW aktif):
    sudo ufw allow 21/tcp

Cara Membuat Server Samba v2.1

Langkah-langkah Manual

  1. Install samba:
    sudo apt install samba -y
  2. Buat user:
    sudo useradd -M admin
    sudo smbpasswd -a admin  # Masukkan admin123
  3. Siapkan folder:
    sudo mkdir -p /mnt/cloudy
    sudo chown admin:admin /mnt/cloudy
    sudo chmod 775 /mnt/cloudy
  4. Edit konfigurasi samba:
    sudo nano /etc/samba/smb.conf
    Tambahkan di akhir file:
    [cloudy]
       path = /mnt/cloudy
       valid users = admin
       read only = no
       browsable = yes
       guest ok = no
       create mask = 0775
       directory mask = 0775
  5. Restart dan enable service:
    sudo systemctl restart smbd
    sudo systemctl enable smbd
  6. Buka port Samba (jika UFW aktif):
    sudo ufw allow 'Samba'

๐Ÿ” Skrip Otomatis FTP + Samba

Berikut adalah skrip bash lengkap untuk otomatisasi setup FTP dan Samba dengan akun admin:

#!/bin/bash

# Update & install packages
sudo apt update
sudo apt install -y vsftpd samba

# Create user admin
sudo useradd -m admin
echo "admin:admin123" | sudo chpasswd
echo -e "admin123\nadmin123" | sudo smbpasswd -a admin -s

# Setup directory
sudo mkdir -p /mnt/cloudy
sudo chown admin:admin /mnt/cloudy
sudo chmod 775 /mnt/cloudy
sudo usermod -d /mnt/cloudy admin

# Configure vsftpd
sudo bash -c 'cat > /etc/vsftpd.conf <<EOF
listen=YES
anonymous_enable=NO
local_enable=YES
write_enable=YES
chroot_local_user=YES
allow_writeable_chroot=YES
EOF'

# Configure Samba
sudo bash -c 'cat >> /etc/samba/smb.conf <<EOF

[cloudy]
   path = /mnt/cloudy
   valid users = admin
   read only = no
   browsable = yes
   guest ok = no
   create mask = 0775
   directory mask = 0775
EOF'

# Enable services
sudo systemctl restart vsftpd smbd
sudo systemctl enable vsftpd smbd

# Open firewall (optional)
sudo ufw allow 21/tcp
sudo ufw allow Samba

echo "✅ FTP & Samba setup selesai. User: admin / admin123"

Kesimpulan

Sekarang kamu sudah memiliki server FTP dan Samba di Armbian HG680P yang siap digunakan dengan akun admin. Bagikan dan akses file dari semua perangkat dengan mudah!

Tips SEO: Gunakan kata kunci seperti “FTP Armbian HG680P”, “Samba Raspberry Pi”, atau “Linux file sharing” untuk mendongkrak artikel ini di hasil pencarian Google.

Setup Server FTP & Samba di Armbian HG680P – Skrip Otomatis Lengkap

Berikut ini adalah skrip bash otomatis untuk membuat server FTP dan Samba v2.1 di Armbian HG680P. Sangat cocok untuk pemula, hanya dengan satu perintah semuanya langsung siap digunakan.

๐Ÿ“ฆ Fitur Skrip

  • Install vsftpd dan samba
  • Membuat user admin dengan password admin123
  • Setup direktori /mnt/cloudy
  • Konfigurasi layanan dan membuka firewall
  • Enable layanan agar aktif otomatis saat boot

๐Ÿงพ Skrip Bash Lengkap

#!/bin/bash

echo "=== Mulai setup FTP & Samba di Armbian ==="

# 1. Update & install paket
sudo apt update
sudo apt install -y vsftpd samba

# 2. Buat user admin dengan password admin123
echo "[+] Membuat user admin..."
sudo useradd -m admin
echo "admin:admin123" | sudo chpasswd

# 3. Setup direktori /mnt/cloudy
echo "[+] Menyiapkan direktori /mnt/cloudy..."
sudo mkdir -p /mnt/cloudy
sudo chown admin:admin /mnt/cloudy
sudo chmod 775 /mnt/cloudy
sudo usermod -d /mnt/cloudy admin

# 4. Konfigurasi FTP (vsftpd)
echo "[+] Mengkonfigurasi vsftpd..."
sudo bash -c 'cat > /etc/vsftpd.conf <> /etc/samba/smb.conf </dev/null 2>&1; then
  echo "[+] Membuka port firewall..."
  sudo ufw allow 21/tcp
  sudo ufw allow Samba
fi

echo "✅ Selesai! FTP dan Samba sudah aktif."
echo "→ Username: admin"
echo "→ Password: admin123"
echo "→ Folder: /mnt/cloudy"

๐Ÿš€ Cara Menjalankan Skrip

  1. Simpan file ini sebagai setup-ftp-samba.sh
  2. Jalankan perintah berikut di Armbian kamu:
    chmod +x setup-ftp-samba.sh
    ./setup-ftp-samba.sh

๐Ÿ“ˆ Tips SEO dan Optimasi

Gunakan kata kunci seperti FTP Armbian HG680P, Samba Raspberry Pi, dan Linux File Server Tutorial agar artikel ini muncul di pencarian Google. Artikel ini bisa disebar di forum komunitas Linux, GitHub, atau blog pribadi.

Perbandingan Python3 vs Bash

1. Mana yang Terbaik?

Tergantung kebutuhan:

  • Bash lebih baik untuk automation sederhana, tugas sistem, dan skrip shell seperti copy file, looping file, dll.
  • Python3 lebih baik untuk logika kompleks, manipulasi data, web scraping, API, machine learning, dll.

Kesimpulan: Jika hanya menjalankan perintah sistem, Bash cukup. Jika membutuhkan logika lebih kompleks dan pustaka tambahan, gunakan Python3.

2. Cara Menjalankan Skrip

a. Menjalankan Skrip Bash

# Contoh isi file: script.sh
#!/bin/bash
echo "Halo dari Bash"
  

Perintah menjalankan:

chmod +x script.sh
./script.sh

b. Menjalankan Skrip Python3

# Contoh isi file: script.py
#!/usr/bin/env python3
print("Halo dari Python")
  

Perintah menjalankan:

chmod +x script.py
./script.py

Atau langsung:

python3 script.py

3. Kapan Menggunakan Keduanya?

Dalam proyek nyata, kadang keduanya digunakan bersama: Bash untuk automasi sistem, dan Python untuk pemrosesan data.